Menu

Mode Gelap
Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores KPA melalui GESLA Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Gempa di Flores Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan Menuju NTT Maju dan Sejahtera, Pemprov NTT Paparkan Capaian Dasa Cita Gempa M7,7 Guncang Flores, NTT, Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Flobamoratas Dorong Perlindungan Ruang Hidup

Olahraga

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

badge-check


					Suasana Nobar KSPSI. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Suasana Nobar KSPSI. Foto: Dok. Yanto/

KupangTimurInsight, Kupang – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia antara Spanyol melawan Cape Verde yang digelar DPD KSPSI NTT di Kedai Hopeng 2, Kota Kupang, Senin (15/6/2026) dini hari. Puluhan masyarakat dan pekerja yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan yang berlangsung sengit meskipun berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.

Ketua DPD KSPSI NTT, Stanis Stefa, SH., menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi para pekerja dan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi serta menyampaikan edukasi terkait kondisi ekonomi yang sedang berkembang.

“Situasi ekonomi yang terjadi saat ini memang turut dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk konflik yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Namun masyarakat, khususnya para buruh di NTT, tidak perlu panik karena kondisi ekonomi daerah masih relatif stabil dan terkendali,” ujarnya di hadapan peserta nobar.

Menurut Stanis, dampak gejolak ekonomi internasional dirasakan hampir seluruh negara sehingga perlu disikapi secara bijak dan rasional. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi ketenagakerjaan di NTT masih cukup baik, ditandai dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 5,45 persen menjadi Rp2.455.898 serta belum adanya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan

21 Agustus 2026 - 00:01 WIB

Menuju NTT Maju dan Sejahtera, Pemprov NTT Paparkan Capaian Dasa Cita

15 Agustus 2026 - 05:24 WIB

Gempa M7,7 Guncang Flores, NTT, Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir

15 Agustus 2026 - 03:20 WIB

Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Flobamoratas Dorong Perlindungan Ruang Hidup

14 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Ribuan Warga Padati CFD Kupang, Sambut Kehadiran Jokowi dengan Antusias

1 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Trending di Nasional