Sementara itu, Wakil Ketua Umum Jokowi Mania, Andi Azwan, mengapresiasi pelaksanaan Rakorda PSI di Kota Kupang. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang mengikuti kegiatan Car Free Day bersama Joko Widodo pada pagi hari mencerminkan besarnya dukungan masyarakat terhadap mantan kepala negara tersebut, khususnya selama kunjungannya di Nusa Tenggara Timur.
“Selamat kepada PSI atas pelaksanaan Rakorda di Kota Kupang. Tadi pagi kita melihat sekitar enam ribu masyarakat memadati kegiatan Car Free Day bersama Pak Jokowi. Antusiasme itu menunjukkan bahwa beliau masih mendapat dukungan dan kecintaan yang besar dari masyarakat, khususnya di NTT,” ujar Andi Azwan.
Ketua DPW PSI NTT, dr. Christian Widodo, mengatakan kehadiran Joko Widodo diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong bertambahnya kader baru yang bergabung dengan PSI. Ia menyebutkan bahwa pembentukan struktur partai di tingkat DPD telah mencapai 100 persen, sedangkan DPC hampir mencapai 100 persen.
Christian menjelaskan bahwa fokus utama PSI NTT saat ini meliputi pembenahan struktur organisasi, penjaringan calon legislatif potensial, serta memastikan seluruh kader hadir dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Menurutnya, strategi tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat posisi PSI menghadapi pemilu mendatang.
“Kuncinya ada tiga, yaitu membenahi struktur partai, mencari caleg-caleg yang potensial, dan memastikan seluruh kader hadir bekerja untuk rakyat. Kami optimistis PSI NTT akan terus berkembang. Target kami sederhana, setiap daerah pemilihan minimal memiliki satu kursi sehingga kekuatan PSI semakin merata di seluruh NTT,” kata Christian Widodo.
Ia juga menyampaikan bahwa PSI NTT saat ini menjadi salah satu wilayah dengan perolehan kursi legislatif terbanyak bagi PSI secara nasional. Di tingkat DPRD Provinsi NTT, PSI memperoleh enam kursi, dengan total sekitar 34 kursi di seluruh kabupaten/kota. Selain itu, PSI memiliki empat kepala daerah yang berasal dari kader partai, serta turut mengusung sejumlah kepala daerah yang berhasil memenangkan kontestasi politik, termasuk Gubernur Nusa Tenggara Timur.












