Koordinator aksi, Daud W. Nenotek, mengatakan masyarakat Kota Kupang merasa menjadi bagian dari masyarakat Flores sehingga musibah yang terjadi di Flores turut menjadi kesedihan bersama.
“Flores, kamu tidak sendirian. Kami bersama-sama dengan Flores. Ada teman-teman kami, anggota DPR Provinsi dan anggota DPR Kota yang juga hadir bersama kami,” kata Daud.
Ia menegaskan, peserta aksi juga mendorong pemerintah pusat segera menetapkan bencana yang terjadi di Flores sebagai bencana nasional. Menurutnya, penetapan tersebut diharapkan dapat memperluas akses penanganan dan mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
“Kami bertekad satu hati untuk menuntut pemerintah pusat segera menetapkan bencana yang terjadi di Flores sebagai bencana nasional, sehingga akses bantuan dapat dibuka seluas-luasnya dan saudara-saudara kami hingga ke pelosok bisa mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Daud juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT serta pemerintah daerah dan berbagai pihak dari luar NTT yang telah membantu penanganan masyarakat terdampak bencana di Flores. Ia juga mengapresiasi dukungan dari negara-negara lain terhadap masyarakat Flores.












