Menu ✖

Mode Gelap
SPBU Oesapa dan Liliba Sebut Stok Pertalite Aman di Tengah Antrean Kendaraan Diskusi ASTRIA INITIA di Kupang Bahas Polemik Ijazah Gibran, Batas Kewenangan MK, hingga Arah Demokrasi Indonesia FSPMI NTT Soroti RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Desak Upah Layak hingga Kepastian Kerja Konflik Agraria di NTT Tak Kunjung Tuntas, Warga Naibonat hingga Temef Desak DPRD Turun Tangan Mahasiswa Unwira Bedah Sisi Gelap Program MBG, Soroti Keracunan hingga Politik Anggaran Alumni Undana Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya, BEM Desak Pengusutan Tuntas

Daerah

Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores

badge-check


					Pelaksanaan Pembakaran Lilin. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Pelaksanaan Pembakaran Lilin. Foto: Dok. Yanto/

Sementara itu, Jhon Oematan dari Fraksi Golkar mengatakan aksi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana di Flores.

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat NTT maupun warga dari provinsi lain yang telah memberikan dukungan moril dan materil, termasuk pihak-pihak yang telah turun langsung membantu masyarakat terdampak.

“Kami berharap musibah dan penderitaan saudara-saudara kami di Pulau Flores dapat segera ditangani dan diselesaikan,” katanya.

Padaa kesempatan yang sama, Koordinator BEM Nusantara (BEMNUS) NTT, Andy Sanjaya, mengatakan aksi seribu lilin digelar sebagai bentuk solidaritas bersama terhadap masyarakat Flores yang terdampak bencana.

Menurutnya, aksi tersebut menjadi pesan bahwa masyarakat Flores tidak menghadapi situasi tersebut seorang diri karena mendapat dukungan dari masyarakat di berbagai wilayah NTT.

“Flores tidak sendiri. Flores masih bersama-sama dengan Kupang, Sumba, Alor, Sabu, Rote, dan juga Pulau Timor,” kata Andy.

Ia menambahkan, penyalaan seribu lilin merupakan simbol duka cita dan doa bersama bagi masyarakat yang menjadi korban bencana di Flores.

“Kami dari BEMNUS NTT menyatakan sikap dengan tegas bahwa bencana yang terjadi di Flores harus mendapat perhatian serius. Kami menuntut pemerintah pusat menetapkan bencana di Flores sebagai bencana nasional,” tegasnya.

 

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SPBU Oesapa dan Liliba Sebut Stok Pertalite Aman di Tengah Antrean Kendaraan

12 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Diskusi ASTRIA INITIA di Kupang Bahas Polemik Ijazah Gibran, Batas Kewenangan MK, hingga Arah Demokrasi Indonesia

11 Oktober 2026 - 14:47 WIB

FSPMI NTT Soroti RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Desak Upah Layak hingga Kepastian Kerja

9 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Konflik Agraria di NTT Tak Kunjung Tuntas, Warga Naibonat hingga Temef Desak DPRD Turun Tangan

9 Oktober 2026 - 15:36 WIB

BEM Undana Dorong Pembebasan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

11 September 2026 - 05:14 WIB

Trending di Pendidikan