Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Unwira Bedah Sisi Gelap Program MBG, Soroti Keracunan hingga Politik Anggaran Alumni Undana Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya, BEM Desak Pengusutan Tuntas BEM Undana Dorong Pembebasan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Flores Peduli Korban Gempa Flores, PSI NTT Gelar Doa dan Aksi Solidaritas Mahasiswa UNWIRA Soroti Ketimpangan Struktural di NTT, Kritik Tata Kelola Pemerintahan Nelayan Pulau Kera Ungkap Kondisi Tangkapan dan Aktivitas Melaut

Pendidikan

BEM Undana Dorong Pembebasan UKT bagi Mahasiswa Terdampak Gempa Flores

badge-check


					Ketua BEM PT. Undana Kupang. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Ketua BEM PT. Undana Kupang. Foto: Dok. Yanto/

Ketua BEM Perguruan Tinggi Undana, Glen Rezy Snae, mengatakan dampak bencana tidak hanya dirasakan melalui kerusakan rumah dan fasilitas umum, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga mahasiswa.

“Ketika keluarga mahasiswa sedang berjuang memulihkan rumah, pekerjaan, dan kehidupan mereka akibat bencana, biaya pendidikan tentu menjadi beban tambahan. Karena itu, kami mendorong Undana mengambil kebijakan pembebasan UKT bagi mahasiswa yang terdampak,” ujar Glen.

Menurut Glen, pembebasan UKT bukan sekadar bentuk bantuan, tetapi juga menjadi wujud keberpihakan perguruan tinggi kepada mahasiswa dan masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.

“Pendidikan jangan sampai menjadi beban tambahan bagi keluarga yang sedang berjuang bangkit dari bencana,” tegasnya.

BEM Perguruan Tinggi Undana juga berharap pimpinan universitas segera melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang berasal dari wilayah terdampak gempa Flores. Pendataan tersebut dinilai penting agar kebijakan afirmatif dapat diberikan secara tepat sasaran kepada mahasiswa yang benar-benar terdampak.

Glen menilai Undana memiliki posisi strategis sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di NTT untuk menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di daerah.

“Kampus bukan hanya tempat belajar dan mencetak sarjana. Dalam situasi bencana, kampus harus menjadi bagian dari solusi dan hadir bersama masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana tidak seharusnya dibatasi oleh wilayah maupun institusi pendidikan.

“Jika Unram bisa hadir untuk mahasiswa NTT, kami berharap Undana juga hadir untuk mahasiswa dan keluarga NTT yang sedang terdampak bencana. Saatnya pendidikan menunjukkan wajah kemanusiaannya,” pungkas Glen. (*)

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Unwira Bedah Sisi Gelap Program MBG, Soroti Keracunan hingga Politik Anggaran

11 September 2026 - 16:00 WIB

Alumni Undana Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya, BEM Desak Pengusutan Tuntas

11 September 2026 - 05:27 WIB

Peduli Korban Gempa Flores, PSI NTT Gelar Doa dan Aksi Solidaritas

8 September 2026 - 16:02 WIB

Mahasiswa UNWIRA Soroti Ketimpangan Struktural di NTT, Kritik Tata Kelola Pemerintahan

7 September 2026 - 16:02 WIB

Nelayan Pulau Kera Ungkap Kondisi Tangkapan dan Aktivitas Melaut

6 September 2026 - 15:30 WIB

Trending di Daerah