Menu

Mode Gelap
Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua Serangan Jantung Kini Mengintai Generasi Muda NTT

Suara Mahasiswa

Aktivis FMN: Perempuan Masih Terhisap Sistem di Bawah Rezim Prabowo–Gibran, Mimpi Kartini Belum Terwujud

badge-check


					Aktivis Front Mahasiswa Nasional (FMN), Tiara Mau. Foto:Dok. Yanto/ Perbesar

Aktivis Front Mahasiswa Nasional (FMN), Tiara Mau. Foto:Dok. Yanto/

KupangTimurInsight, Kupang Aktivis Front Mahasiswa Nasional (FMN), Tiara Mau, menyoroti kondisi perempuan di Indonesia dalam diskusi peringatan Hari Kartini yang digelar di Dapo San17, Kupang, Jumat (24/04/2026). Diskusi tersebut mengangkat tema “Perempuan dalam Pusaran Fasisme Prabowo-Gibran” sebagai bentuk refleksi atas perjuangan perempuan dalam menuntut hak-haknya.

Menurut Tiara, tema tersebut dipilih karena situasi perempuan saat ini dinilai masih jauh dari cita-cita R.A. Kartini. Ia menilai perempuan masih mengalami penindasan dan belum memperoleh hak secara utuh di bawah pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.

“Kartini memimpikan perempuan yang bebas dan memiliki hak. Namun hari ini, perempuan masih belum mendapatkan haknya secara penuh dan masih dihisap oleh sistem,” ujarnya.

Tiara juga menegaskan bahwa emansipasi yang diperjuangkan Kartini bukan sekadar kesetaraan formal, melainkan kebebasan perempuan untuk menjadi dirinya sendiri, termasuk dalam berpendapat dan berpolitik. Ia menilai kondisi Indonesia saat ini, meskipun telah merdeka, masih memiliki kemiripan dengan situasi pada masa penjajahan.

“Ini perlu dicatat, walaupun Indonesia sudah merdeka, situasinya masih mirip seperti satu abad lalu di masa Kartini. Mimpi-mimpi itu belum sepenuhnya terwujud,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan

9 Juni 2026 - 14:38 WIB

LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua

9 Juni 2026 - 14:06 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

Trending di Suara Mahasiswa