Menu

Mode Gelap
Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores KPA melalui GESLA Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Gempa di Flores Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan Menuju NTT Maju dan Sejahtera, Pemprov NTT Paparkan Capaian Dasa Cita Gempa M7,7 Guncang Flores, NTT, Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Flobamoratas Dorong Perlindungan Ruang Hidup

News

Feminisme di Kampus: Upaya Mencari Keseimbangan Peran Perempuan di Tengah Budaya Patriarki

badge-check


					Feminisme di Kampus: Upaya Mencari Keseimbangan Peran Perempuan di Tengah Budaya Patriarki Perbesar

KupangTimurInsight, Kupang – Isu feminisme dan perjuangan perempuan kembali menjadi perhatian di lingkungan akademik, khususnya di Universitas Nusa Cendana (Undana). Mahasiswa dan akademisi mulai mendorong ruang-ruang diskusi sebagai upaya membangun kesadaran kritis terhadap posisi perempuan dalam kehidupan sosial.

Salah satu dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Yohanes Adventura LB. Lamawato, S.Pd., M.Hum., saat diwawancarai pada Selasa (21/4/2026), menilai bahwa selama ini peringatan Hari Kartini kerap berlangsung seremonial tanpa diikuti refleksi mendalam. Padahal, momentum tersebut seharusnya menjadi ruang untuk membahas kembali makna perjuangan perempuan dalam konteks kekinian.

Menurutnya, penting bagi mahasiswa untuk menghadirkan forum diskusi yang membuka ruang pertukaran gagasan secara bebas. Ia melihat bahwa kesadaran kritis mahasiswa mulai tumbuh, ditandai dengan munculnya berbagai perspektif baru dalam membahas isu perempuan.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan perempuan tidak selalu harus dipahami dalam kerangka kesetaraan yang kaku. Sebaliknya, pendekatan keseimbangan dinilai lebih relevan karena mencerminkan relasi yang alami antara perempuan dan laki-laki.

“Perempuan dan laki-laki memiliki peran yang berbeda, tetapi keduanya saling melengkapi dan menuju tujuan yang sama,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPA NTT Dorong Penyelesaian Konflik dan Pengakuan Hak atas Tanah Masyarakat

8 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Dubes Australia Apresiasi Kolaborasi Pemkot Kupang dan UNICEF dalam Penanganan Anak Zero-Dose

30 Juli 2026 - 15:52 WIB

Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

GMNI Kupang Gelar Diskusi “Membaca Soekarno dari Kiri”, Bahas Pancasila, Marhaenisme dan Tantangan Demokrasi

3 Juni 2026 - 14:31 WIB

IMM Kupang Gelar Nobar Film Tanah Air Beta, Bahas Nasionalisme dan Persatuan Bangsa

31 Mei 2026 - 11:06 WIB

Trending di Pendidikan & Teknologi