Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

News

Feminisme di Kampus: Upaya Mencari Keseimbangan Peran Perempuan di Tengah Budaya Patriarki

badge-check


					Feminisme di Kampus: Upaya Mencari Keseimbangan Peran Perempuan di Tengah Budaya Patriarki Perbesar

Dalam konteks akademik, ia menilai feminisme masih perlu terus didorong sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang yang adil. Namun, ia menekankan bahwa feminisme bukan bertujuan melawan sistem patriarki secara konfrontatif, melainkan menyeimbangkan relasi sosial yang ada.

“Feminisme bukan untuk melawan, tetapi untuk menyeimbangkan. Perempuan memiliki hak yang sama, termasuk dalam dunia akademik,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial. Bahkan, ia menyebut perempuan sebagai bagian penting dari peradaban, karena dari perempuanlah kehidupan bermula.

Dalam konteks lokal Nusa Tenggara Timur (NTT), dinamika antara budaya patriarki dan matriarki juga menjadi perhatian. Ia menjelaskan bahwa kedua sistem tersebut merupakan konstruksi sosial yang seharusnya tidak saling bertentangan, melainkan berjalan beriringan.

“Patriarki dan matriarki itu seperti dua sisi mata uang. Berbeda, tetapi saling melengkapi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa menjaga keseimbangan menjadi kunci agar tidak terjadi ketimpangan sosial, khususnya terhadap perempuan. Oleh karena itu, peran akademisi dan mahasiswa dinilai penting dalam terus menyuarakan isu-isu keadilan gender di ruang publik.

Menurutnya, pembahasan mengenai perempuan tidak akan pernah selesai, karena berkaitan langsung dengan dinamika sosial yang terus berkembang.***

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

DPW PAN NTT Resmi Dilantik, Zulkifli Hasan Tekankan Keberpihakan pada Rakyat

15 Mei 2026 - 16:13 WIB

Kuliah Umum di Stikom Uyelindo, Menko Pangan Tekankan Peran Mahasiswa IT dalam Ketahanan Pangan Nasional

15 Mei 2026 - 06:53 WIB

Tak Hanya Aksi, FMN Kupang–BEM Unwira Gelar Diskusi Publik di May Day 2026

1 Mei 2026 - 15:48 WIB

Dosen Dinonaktifkan dari Tri Darma Kampus, Pers Dibungkam Saat Audiensi

27 April 2026 - 08:07 WIB

Trending di Pendidikan & Teknologi