Menu

Mode Gelap
Ketua BEM Undana Kupang Soroti Program Pemerintah dan Dampaknya bagi Masyarakat Kordum Aliansi NTT Menggugat Tegaskan Tolak MBG dan KDMP Aliansi NTT Menggugat Soroti Sejumlah Persoalan di Kupang Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores KPA melalui GESLA Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Gempa di Flores Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan

Suara Mahasiswa

Kordum Aliansi NTT Menggugat Tegaskan Tolak MBG dan KDMP

badge-check


					Koordinator Umum (Kordum) aksi Aliansi NTT Menggugat, Flori Ujung. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Koordinator Umum (Kordum) aksi Aliansi NTT Menggugat, Flori Ujung. Foto: Dok. Yanto/

Ia menilai persoalan MBG tidak dapat hanya dibebankan kepada oknum atau pelaksana di lapangan. Menurutnya, persoalan tersebut berada pada sistem sejak program itu diberlakukan.

“Jadi fokus kita itu bukan pada pelaksanaan, tetapi sistem dari pemberlakuan MBG. MBG segera dibubarkan dan batalkan pembangunan MBG di setiap sekolah maupun di kampus,” tegasnya.

Di sisi lain, Kordum Aliansi NTT Menggugat juga menyoroti keterlibatan sejumlah pihak, termasuk partai politik, dalam pelaksanaan program MBG.

Ia menilai keterlibatan pihak-pihak tertentu berpotensi menjadikan program tersebut sebagai ruang untuk mencari keuntungan, bukan berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Pelibatan pihak tertentu adalah pelibatan pihak yang hanya mencari keuntungan semata, tidak melihat dari tuntutan dan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pemuda, mahasiswa dan para siswa yang lahir di Indonesia,” ujarnya.

Selain MBG, Aliansi NTT Menggugat juga menolak program Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, program tersebut tidak jauh berbeda dengan MBG.

Ia mengatakan, koperasi seharusnya lahir dari kebutuhan dan kemandirian masyarakat, bukan semata-mata mengandalkan APBN.

“Yang kita mau adalah koperasi yang berangkat dari situasi rakyat. Koperasi yang berangkat dari kemandirian rakyat. Tetapi hari ini koperasi itu berangkat dari APBN untuk pendanaannya,” katanya.

Ia juga menyoroti pola perekrutan dan pendidikan manajer Koperasi Desa Merah Putih yang menurutnya menggunakan pendekatan pendidikan militer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua BEM Undana Kupang Soroti Program Pemerintah dan Dampaknya bagi Masyarakat

27 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Aliansi NTT Menggugat Soroti Sejumlah Persoalan di Kupang

27 Agustus 2026 - 14:40 WIB

LMID Eksekutif Kota Kupang: Kongres XII Harus Jadi Momentum Kebangkitan Gerakan Kaum Muda

8 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Tarian Wisisi Warnai Jalanan Kupang, Aksi Galang Dana FOKMAP-NTT Tuai Simpati Warga

16 Juli 2026 - 15:28 WIB

Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di Nasional