Sementara itu, Ketua BEMJ PBSI, Santoss Lewo, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kehadiran berbagai organisasi ekstra maupun intra kampus serta media partner yang telah mendukung kegiatan deklarasi.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini tidak hanya panas di awal, tetapi dapat kita jaga konsistensinya hingga akhir. Kita juga harus memastikan seluruh sivitas akademika kampus mengetahui keberadaan UKM ini. Selain itu, kita perlu melahirkan kader-kader baru untuk meneruskan estafet perjuangan yang telah kita deklarasikan hari ini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Humas UM.KOE, Lucianos De Hefrianto, mengingatkan bahwa wadah pembelajaran jurnalistik ini harus memiliki ciri khas dengan menyuarakan informasi berbasis fakta, bukan menyebarkan hoaks.

Kegiatan Deklarasi UKM Pers Universitas Muhammadiyah Kupang. Foto: Dok. Yanto/
“Bagaimana kita berpihak kepada masyarakat? Caranya adalah dengan berpihak kepada kebenaran itu sendiri. Saya berharap UKM Pers dapat menjadi ruang yang inklusif bagi seluruh mahasiswa untuk menghasilkan karya-karya yang berkualitas,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya semangat berkontribusi dalam organisasi.
“Setiap organisasi hidup melalui kontribusi para anggotanya. Jangan pernah meminta imbalan, tetapi berikanlah kontribusi terbaik untuk menghidupkan organisasi ini,” tambahnya.












