KupangTimurInsight, Kupang – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia antara Spanyol melawan Cape Verde yang digelar DPD KSPSI NTT di Kedai Hopeng 2, Kota Kupang, Senin (15/6/2026) dini hari. Puluhan masyarakat dan pekerja yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan yang berlangsung sengit meskipun berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.
Ketua DPD KSPSI NTT, Stanis Stefa, SH., menyampaikan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi para pekerja dan masyarakat, tetapi juga sebagai wadah mempererat silaturahmi serta menyampaikan edukasi terkait kondisi ekonomi yang sedang berkembang.
“Situasi ekonomi yang terjadi saat ini memang turut dipengaruhi oleh kondisi global, termasuk konflik yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Namun masyarakat, khususnya para buruh di NTT, tidak perlu panik karena kondisi ekonomi daerah masih relatif stabil dan terkendali,” ujarnya di hadapan peserta nobar.
Menurut Stanis, dampak gejolak ekonomi internasional dirasakan hampir seluruh negara sehingga perlu disikapi secara bijak dan rasional. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini kondisi ketenagakerjaan di NTT masih cukup baik, ditandai dengan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 5,45 persen menjadi Rp2.455.898 serta belum adanya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.












