KupangTimurInsight, Kupang – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Kupang, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Wilayah NTT, dan Persatuan Mahasiswa Manggarai Barat (Permabar), yang tergabung dalam aliansi Persatuan Rakyat Anti-Imperialis (PERISAI), menggelar aksi demonstrasi pada Senin (4/05/2026).
Aksi tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Kegiatan berlangsung di depan Kantor DPRD NTT, Kota Kupang.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi buruh dan dunia pendidikan yang dinilai semakin tidak terjangkau oleh masyarakat miskin, terutama karena meningkatnya biaya pendidikan.
Dalam aksi tersebut, massa sempat membakar ban sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Aksi itu disebut sebagai simbol kemarahan atas situasi sosial dan politik yang dianggap semakin memburuk.












