Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

Headline

FMN Kupang Gelar Aksi May Day dan Hardiknas, Soroti Isu Buruh dan Pendidikan

badge-check


					Foto Bersama Usai Aksi. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Foto Bersama Usai Aksi. Foto: Dok. Yanto/

Koordinator lapangan aksi, Ucil Borjuasi, membuka orasi politik dengan menyerukan tiga musuh rakyat, yakni imperialisme, feodalisme, dan kapitalis birokrat. Dalam orasinya, ia menyampaikan, “Hancurkan imperialisme, musnahkan feodalisme, dan lawan kapitalis birokrat sebagai musuh rakyat.”

Ia juga menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang disebutnya sebagai “boneka Amerika” serta rezim yang dinilai anti-rakyat, anti-demokrasi, dan tidak berpihak pada masyarakat miskin.

Menurutnya, aksi tersebut digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan rakyat.

Ucil juga menyoroti kondisi buruh yang dinilainya semakin teralienasi dari hasil kerja mereka sendiri. Ia menyebut masih banyak buruh menerima upah di bawah standar, tidak mendapatkan jaminan sosial yang layak, serta mengalami jam kerja berlebih hingga mencapai 15 jam per hari.

“Ini merupakan bentuk eksploitasi terhadap buruh,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah

27 Mei 2026 - 15:27 WIB

Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang

25 Mei 2026 - 14:58 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

GMKI Kupang Kecam Represivitas Aparat dalam Aksi Cipayung Plus, Janjikan Aksi Jilid III ‎

15 Mei 2026 - 11:17 WIB

Trending di Politik & Hukum