Selain isu ketenagakerjaan, massa juga menyoroti sektor pendidikan. Ucil mengkritik adanya pemangkasan anggaran pendidikan yang disebut dialihkan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sementara itu, massa aksi lainnya, Febri Bintara, dalam orasinya menyampaikan bahwa pada masa kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terjadi pemangkasan anggaran secara besar-besaran. Ia menilai kebijakan tersebut tidak berpihak pada pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, pada awal masa jabatan pemerintah mencabut subsidi dana pendidikan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai kebijakan itu sebagai bentuk pengkhianatan terhadap sektor pendidikan.
Febri juga menyebut bahwa program makan bergizi gratis tidak sepenuhnya gratis. Selain itu, ia menyoroti adanya penggunaan anggaran APBN untuk koperasi Merah Putih yang dinilainya sebagai upaya untuk memuluskan kepentingan korporasi.












