Menu

Mode Gelap
Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua Serangan Jantung Kini Mengintai Generasi Muda NTT

Suara Mahasiswa

IMM Kota Kupang Nilai Program MBG dan KDMP Belum Menyentuh Masyarakat Kecil

badge-check


					Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Kupang, Wahidin Sara, S.Pd., Foto:Dok Yanto/ Perbesar

Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Kupang, Wahidin Sara, S.Pd., Foto:Dok Yanto/

Di sisi lain, Wahidin mengakui adanya sejumlah capaian pemerintah di bidang pendidikan. Ia mencontohkan program revitalisasi sekolah dan pembangunan sekolah tangguh bencana yang dinilai telah memberikan manfaat di beberapa wilayah, termasuk kawasan terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

Menurutnya, pembangunan fisik juga terlihat di sejumlah daerah, termasuk Kota Kupang. Namun demikian, ia berpandangan bahwa berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat masih perlu diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Wahidin juga menyoroti kondisi ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur yang masih menghadapi berbagai tantangan. Ia menilai rendahnya daya beli masyarakat, keterbatasan lapangan kerja, serta ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

Selain itu, ia menyinggung belum optimalnya sejumlah program yang diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat dan UMKM. Menurutnya, program-program tersebut perlu dipastikan berjalan secara efektif agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Dalam pandangan IMM Kota Kupang, keberhasilan suatu program sangat bergantung pada kualitas manajemen dan kapasitas para pelaksananya. Karena itu, Wahidin menekankan pentingnya menempatkan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki kemampuan yang sesuai dalam mengelola program-program strategis pemerintah.

“Program yang baik harus dikelola oleh orang-orang yang memiliki kompetensi, kapabilitas, dan integritas sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat benar-benar terwujud,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan

9 Juni 2026 - 14:38 WIB

LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua

9 Juni 2026 - 14:06 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

Trending di Suara Mahasiswa