Menu

Mode Gelap
Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua Serangan Jantung Kini Mengintai Generasi Muda NTT

Nasional

Nobar dan Diskusi Film di Kupang, Yayasan PIKUL Soroti Isu Kolonialisme Modern di Papua

badge-check


					Foto bersama usai diskusi.Foto:Dok.Yanto/ Perbesar

Foto bersama usai diskusi.Foto:Dok.Yanto/

KupangTimurInsight, Kota Kupang – Yayasan PIKUL menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film yang berjudul “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang pemutaran film, melainkan sebagai ruang refleksi untuk memahami situasi yang tengah terjadi di Papua saat ini. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, antara lain Jubi.id, Pusaka, Watchdoc, LBH Papua Merauke dan Yayasan PIKUL. Acara tersebut menarik perhatian publik dan berlangsung dengan penuh khidmat.

Usai pemutaran, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama narasumber Adriana Nomleni dari Yayasan PIKUL. Dalam diskusi, ia menegaskan bahwa terdapat relasi yang erat antara manusia dan alam yang sarat dengan berbagai pemaknaan.

“Hutan memiliki keanekaragaman hayati yang menjadi sumber kehidupan masyarakat. Lebih dari itu, hutan juga memiliki relasi spiritual. Jika hutan dirusak, maka relasi manusia dengan Tuhan dan leluhur pun akan hilang,” ujarnya di Kantor Yayasan PIKUL, Fatululi, Kota Kupang, Jumat (17/04/2026).

Menurutnya, model pembangunan yang berjalan saat ini justru mendorong hubungan manusia dan alam menjadi semakin tidak harmonis. “Berdasarkan riset yang ditemukan, pola yang terjadi cenderung sama,”jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

FKPTT Adukan Akun Media Sosial ke Polda NTT Terkait Tuduhan Monopoli Program MBG

8 Juni 2026 - 15:39 WIB

Alarm Krisis Iklim dan Ruang Hidup Perempuan di NTT Mengemuka dalam Webinar Hari Lingkungan Hidup 2026

7 Juni 2026 - 18:01 WIB

Trending di Ekologi