Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

Ekonomi & Ekologi

Nobar dan Diskusi Film “Menolak Punah” Jadi Ruang Refleksi Isu Lingkungan di Kupang

badge-check


					Foto Bersama Usai Nobar dan Diskusi. Foto: Dok. Yanto/
Perbesar

Foto Bersama Usai Nobar dan Diskusi. Foto: Dok. Yanto/

Menanggapi hal tersebut, Horiana menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai penelitian dan advokasi.

“Kami bekerja sama dengan Tim Ekspedisi Sungai Nusantara dalam melakukan penelitian, termasuk brand audit untuk mengidentifikasi merek penyumbang sampah terbesar,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil penelitian tersebut telah dilaporkan kepada pihak industri dan digunakan sebagai dasar advokasi.

“Hasilnya tidak hanya berlaku di NTT, tetapi juga secara nasional, dan digunakan dalam jalur litigasi maupun non-litigasi,” lanjutnya.

Horiana juga menekankan pentingnya peran bersama dalam pengelolaan sampah.

“Ada tiga aktor utama, yaitu konsumen, pelaku usaha, dan pemerintah, sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008,” katanya.

Ia juga menyinggung perubahan pola produksi dari masa lalu hingga sekarang.

“Dulu sistem produksi bersifat ‘slow fashion’, tetapi sekarang didorong menjadi ‘fast fashion’ yang berdampak buruk bagi lingkungan dan budaya lokal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 02:18 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

GMKI Kupang Desak Polisi Bongkar Tuntas Kematian Fika Serwutun: Jangan Ada Rekayasa Kasus

15 Mei 2026 - 11:07 WIB

Trending di Politik & Hukum