Sementara itu, peserta penyangga Djonk Iskandar menyoroti keterkaitan persoalan lingkungan dengan praktik politik dan perilaku konsumsi masyarakat.
Ia menilai bahwa solusi tidak cukup hanya berhenti pada wacana.
“Perubahan harus dimulai dari tindakan nyata, sekecil apa pun, seperti di tingkat RT atau komunitas,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam bertindak.
“Bukan hanya bersuara, tetapi harus ada tindakan nyata dan konsisten,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Hal ini terlihat dari aktifnya dialog dan pertukaran gagasan selama diskusi, yang menunjukkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan.***
Kontributor: Yanto











