Menu

Mode Gelap
Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores KPA melalui GESLA Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Gempa di Flores Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan Menuju NTT Maju dan Sejahtera, Pemprov NTT Paparkan Capaian Dasa Cita Gempa M7,7 Guncang Flores, NTT, Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Flobamoratas Dorong Perlindungan Ruang Hidup

Ekonomi & Ekologi

Koperasi Merah Putih di NTT: Solusi Nyata atau Sekadar Program dari Atas?

badge-check


					Akademisi dan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Emanuel Kosat. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Akademisi dan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Emanuel Kosat. Foto: Dok. Yanto/

KupangTimurInsight, Kupang- Akademisi dan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Emanuel Kosat, saat diwawancarai usai diskusi publik bertajuk “Koperasi Merah Putih untuk NTT: Solusi atau Ilusi?” yang digelar di Aula St. Hendrikus UNWIRA Kupang pada Selasa (28/04/2024), menyampaikan bahwa Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki karakter yang khas, terutama dalam kualitas kebudayaan dan keberagaman nilai-nilai sosio-kultural.

Ia menilai bahwa sebagai wilayah kepulauan, NTT sangat cocok, tepat, dan relevan dengan gerakan koperasi. Namun demikian, menurutnya, kondisi tersebut justru disayangkan apabila gerakan koperasi yang seharusnya tumbuh dari akar rumput malah menjadi inisiatif *top-down*.

“Benar pemerintah bangun dari atas, tapi biarkan gerakan koperasi itu muncul dari bawah supaya menemukan keseimbangan,” ujarnya.

Dalam konteks NTT, ia menyebutkan bahwa saat ini terdapat kurang lebih 3.000 koperasi berbadan hukum. Sementara secara nasional, terdapat sekitar 83.374 koperasi berbadan hukum berdasarkan data dari laman manajemen koperasi desa merah putih. Ia menegaskan bahwa dengan karakter sosial-budaya yang beragam, NTT seharusnya menjadi lahan subur bagi tumbuhnya koperasi dari bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Padati CFD Kupang, Sambut Kehadiran Jokowi dengan Antusias

1 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Wawali Kota Kupang Luncurkan Program PKM Berdampak 2026

30 Juli 2026 - 16:07 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

FMN Kupang Bedah Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, Bahas Dampak PSN di Papua dan NTT

29 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Suara Mahasiswa