Menu

Mode Gelap
Aksi Seribu Lilin, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Flores KPA melalui GESLA Salurkan 4 Ton Beras untuk Korban Gempa di Flores Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, Diskusi Reset Indonesia Soroti Ketimpangan dan Arah Pembangunan Menuju NTT Maju dan Sejahtera, Pemprov NTT Paparkan Capaian Dasa Cita Gempa M7,7 Guncang Flores, NTT, Peringatan Dini Tsunami Telah Berakhir Perempuan Menggugat UU Cipta Kerja, Solidaritas Perempuan Flobamoratas Dorong Perlindungan Ruang Hidup

Ekonomi & Ekologi

Koperasi Merah Putih di NTT: Solusi Nyata atau Sekadar Program dari Atas?

badge-check


					Akademisi dan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Emanuel Kosat. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Akademisi dan Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNWIRA, Emanuel Kosat. Foto: Dok. Yanto/

Ia menekankan bahwa disiplin dalam menyusun RAP setiap tahun merupakan penentu keberlangsungan koperasi itu sendiri. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pemerintah, yaitu melatih kemandirian warga masyarakat Indonesia agar tidak terjebak dalam budaya ketergantungan.

“Tidak boleh ada ketergantungan. Kita harus melatih kemandirian. Oleh karena itu, RAP harus dilakukan setiap tahun karena itu menentukan hidup matinya koperasi tersebut,” tegasnya.

Sebagai penutup, Linus Lusi membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai masukan dan kritikan konstruktif. Ia menjamin bahwa seluruh aspirasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi penting untuk terus memperbaiki kinerja koperasi-koperasi di Provinsi NTT.****

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribuan Warga Padati CFD Kupang, Sambut Kehadiran Jokowi dengan Antusias

1 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Wawali Kota Kupang Luncurkan Program PKM Berdampak 2026

30 Juli 2026 - 16:07 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

FMN Kupang Bedah Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, Bahas Dampak PSN di Papua dan NTT

29 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Suara Mahasiswa