Menu ✖

Mode Gelap
SPBU Oesapa dan Liliba Sebut Stok Pertalite Aman di Tengah Antrean Kendaraan Diskusi ASTRIA INITIA di Kupang Bahas Polemik Ijazah Gibran, Batas Kewenangan MK, hingga Arah Demokrasi Indonesia FSPMI NTT Soroti RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Desak Upah Layak hingga Kepastian Kerja Konflik Agraria di NTT Tak Kunjung Tuntas, Warga Naibonat hingga Temef Desak DPRD Turun Tangan Mahasiswa Unwira Bedah Sisi Gelap Program MBG, Soroti Keracunan hingga Politik Anggaran Alumni Undana Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya, BEM Desak Pengusutan Tuntas

Ekonomi & Ekologi

Harga Bahan Pokok di NTT Berpotensi Naik, Pengamat Soroti Dampak Global dan Distribusi

badge-check


					Pengamat ekonomi regional NTT, Dr. James D. Adam, SE.MBA. Foto:Dok. Pribadi/ Perbesar

Pengamat ekonomi regional NTT, Dr. James D. Adam, SE.MBA. Foto:Dok. Pribadi/

Terkait respons pemerintah daerah, James menilai pemerintah sejauh ini telah menjalankan fungsi pengawasan harga melalui dinas terkait seperti Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi. Pemerintah juga menetapkan batas harga eceran untuk beberapa komoditas.

Namun, ia mengakui kebijakan tersebut sering kali tidak efektif ketika terjadi kelangkaan barang di lapangan.

“Kalau barang langka, harga eceran tertinggi itu bisa dilampaui jauh,” katanya.

Ia mencontohkan harga BBM jenis dexlite di Kupang berkisar Rp24.650 per liter, namun di daerah seperti Sabu bisa mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000 per liter akibat keterbatasan akses dan distribusi.

Menurutnya, kenaikan harga BBM juga berdampak pada sistem distribusi logistik, terutama karena kapal pengangkut barang dari Jawa menggunakan bahan bakar industri yang lebih mahal.

“Kalau biaya solar industri tinggi, biaya angkut naik, otomatis harga barang juga ikut naik,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPA NTT Dorong Penyelesaian Konflik dan Pengakuan Hak atas Tanah Masyarakat

8 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Dubes Australia Apresiasi Kolaborasi Pemkot Kupang dan UNICEF dalam Penanganan Anak Zero-Dose

30 Juli 2026 - 15:52 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

FMN Kupang Bedah Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, Bahas Dampak PSN di Papua dan NTT

29 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Suara Mahasiswa