Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

Headline

IMPS Kupang Gelar Nobar dan Diskusi “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”

badge-check


					Foto Bersama Usai Diskusi. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Foto Bersama Usai Diskusi. Foto: Dok. Yanto/

Peserta lainnya, Thomas, juga menyampaikan bahwa masyarakat adat sangat bergantung pada alam dan habitatnya. Ia menilai bahwa setiap pembangunan yang mengatasnamakan masyarakat adat perlu dipertanyakan apakah benar-benar untuk mereka.

Ia menegaskan bahwa masyarakat adat mampu menjaga alam dengan baik meskipun tidak memiliki pendidikan formal tinggi, serta menekankan pentingnya refleksi peran mahasiswa saat ini.

Ia juga kembali menekankan bahwa setiap daerah memiliki karakter alam yang berbeda, sehingga pangan tidak bisa diseragamkan. Ia menambahkan pentingnya memahami konsep biosentrisme.

Menurutnya, perubahan harus dilakukan secara kolektif melalui kolaborasi berbagai organisasi, tidak bisa hanya satu gerakan saja. Ia juga mengkritik bahwa negara sering melegalkan kepentingan penguasa, sementara masyarakat adat ditekan.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa mahasiswa harus terus membuka ruang dialog dan tidak melupakan esensinya.

Diskusi ditutup dengan teriakan bersama seluruh peserta, “Papua bukan tanah kosong,” sebagai penegasan bahwa tanah Papua memiliki sejarah, identitas, serta hak-hak masyarakat adat yang tidak dapat diabaikan.****

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 02:18 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

GMKI Kupang Desak Polisi Bongkar Tuntas Kematian Fika Serwutun: Jangan Ada Rekayasa Kasus

15 Mei 2026 - 11:07 WIB

Trending di Politik & Hukum