Menu

Mode Gelap
Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang Resmi Berdiri, UKM Pers UM.KOE Siap Kawal Isu Rakyat Lewat Karya Jurnalistik Ketua FOKMAP-NTT: Terpilihnya Yali Faryon Membuka Ruang Persatuan Mahasiswa Papua dan Organisasi Gerakan LMID di Bawah Kepemimpinan Yali Faryon Berkomitmen Kawal Suara Rakyat dan Papua Serangan Jantung Kini Mengintai Generasi Muda NTT

News

TPPO Disebut Mirip Perbudakan Modern, Perlindungan Negara Dinilai Lemah

badge-check


					Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

Kelompok paling rentan dalam kasus ini adalah perempuan dan anak-anak, khususnya di Nusa Tenggara Timur. Tekanan ekonomi, budaya patriarki, serta rendahnya pendidikan mendorong banyak perempuan memilih bekerja ke luar negeri meski berisiko tinggi.

“Banyak perempuan merasa menjadi penanggung beban keluarga, bahkan mempertaruhkan nyawa demi mendapatkan penghasilan,” jelasnya.

Ia juga mencontohkan kasus pada 2009 di Kabupaten Ende, ketika seorang siswi SMP diculik dan dibawa ke Malaysia tanpa sepengetahuan orang tuanya. Korban baru ditemukan setelah tiga bulan melalui koordinasi lintas negara.

Menurutnya, pelaku TPPO umumnya berasal dari lingkungan terdekat korban, mulai dari keluarga, calo, hingga oknum aparat desa yang memalsukan dokumen. Modus kejahatan pun terus berkembang, termasuk melalui media sosial seperti Facebook, sehingga semakin sulit dideteksi.

Di sisi lain, pekerja migran Indonesia (PMI) memberikan kontribusi besar bagi negara melalui remitansi. Namun, perlindungan terhadap mereka dinilai masih lemah, sehingga banyak mengalami eksploitasi, kekerasan, hingga penyiksaan.

Data dari BP3MI menunjukkan pola migrasi yang sebenarnya dapat diprediksi, seperti peningkatan keberangkatan pasca musim panen. Namun, persoalan TPPO dinilai belum ditangani secara serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aliansi PERISAI NTT Aksi Tuntut Penegakan Hukum dan Kesejahteraan Rakyat

21 Juni 2026 - 15:21 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

FKPTT Adukan Akun Media Sosial ke Polda NTT Terkait Tuduhan Monopoli Program MBG

8 Juni 2026 - 15:39 WIB

Alarm Krisis Iklim dan Ruang Hidup Perempuan di NTT Mengemuka dalam Webinar Hari Lingkungan Hidup 2026

7 Juni 2026 - 18:01 WIB

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Trending di Ekonomi & Ekologi