Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

News

TPPO Disebut Mirip Perbudakan Modern, Perlindungan Negara Dinilai Lemah

badge-check


					Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

Pada 2019, di Kabupaten Ende tercatat 25 PMI meninggal dunia, mayoritas non-prosedural. Sementara pada 2025, jumlah kematian meningkat menjadi 120 orang, terdiri dari 113 non-prosedural dan 7 prosedural. Angka tertinggi berasal dari Kabupaten Malaka (25 kasus), disusul Ende (21 kasus) dan Flores Timur (18 kasus).

Sepanjang 2025, terdapat 51 kategori pengaduan, di antaranya 846 kasus pemulangan PMI dan 221 deportasi dari Malaysia, serta berbagai kasus lain seperti kekerasan seksual, penipuan, gaji tidak dibayar, hingga pelanggaran hukum lainnya.

Tingginya angka kasus juga dipicu praktik perekrutan ilegal. Banyak agen menghindari biaya resmi penempatan sebesar Rp20–25 juta dan memilih jalur non-prosedural dengan biaya sekitar Rp3 juta tanpa pelatihan, sehingga meningkatkan risiko bagi PMI.

Selain itu, solusi jangka panjang seperti pengembangan ekonomi lokal dinilai belum berjalan optimal, padahal berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat untuk bekerja ke luar negeri.

“Masalah TPPO ini adalah masalah negara. Bukan sekadar keterbatasan anggaran, tetapi soal keseriusan dalam mengeksekusi kebijakan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kemiskinan menjadi akar utama persoalan. Oleh karena itu, negara didorong untuk hadir melalui perlindungan pekerja migran, penegakan hukum terhadap mafia, serta penciptaan lapangan kerja di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

DPW PAN NTT Resmi Dilantik, Zulkifli Hasan Tekankan Keberpihakan pada Rakyat

15 Mei 2026 - 16:13 WIB

Kuliah Umum di Stikom Uyelindo, Menko Pangan Tekankan Peran Mahasiswa IT dalam Ketahanan Pangan Nasional

15 Mei 2026 - 06:53 WIB

Diskusi “Menolak Punah” Bongkar Dampak Nyata Krisis Sampah di NTT

6 Mei 2026 - 05:01 WIB

Tuntut Ruang Aman dan Transparansi, Aliansi Mahasiswa Peduli IAKN Kupang Gelar Aksi Demonstrasi

27 April 2026 - 07:52 WIB

Trending di Pendidikan & Teknologi