Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

News

TPPO Disebut Mirip Perbudakan Modern, Perlindungan Negara Dinilai Lemah

badge-check


					Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Direktur PIAR NTT, Sarah Lery Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

PIAR NTT juga menyoroti lemahnya penanganan kasus oleh aparat penegak hukum. Sejumlah laporan dinilai tidak ditindaklanjuti secara serius, bahkan terdapat tiga kasus yang telah memiliki tersangka namun dihentikan melalui SP3. Hal ini memunculkan dugaan adanya praktik tidak transparan antara oknum aparat dan agen bermasalah.

PIAR NTT menyatakan telah mengajukan permintaan kepada Polda agar kasus-kasus tersebut dibuka kembali, termasuk kasus “Didi” yang disebut memiliki dokumen pendukung lengkap.

Dalam upaya advokasi, PIAR NTT aktif memberikan edukasi kepada calon PMI terkait pentingnya kelengkapan dokumen, keterampilan kerja, serta pemahaman prosedur migrasi aman. Selain itu, PIAR juga membuka akses komunikasi bagi PMI yang kerap melaporkan kasus melalui WhatsApp maupun media sosial.

Namun, di lapangan, banyak PMI menghadapi kendala serius, seperti penyitaan paspor dan telepon oleh majikan yang membatasi akses komunikasi dan upaya mencari bantuan.

Sebagai rekomendasi, PIAR NTT mendorong pemerintah, aparat, serta lembaga agama dan adat untuk memperkuat perlindungan melalui edukasi migrasi aman dan pengawasan terhadap praktik perekrutan ilegal. Pemerintah juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap pembuatan dokumen, yang sering dilakukan di luar daerah seperti Batam, serta memperkuat sistem pengawasan berbasis digital.

Kontributor: Yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

DPW PAN NTT Resmi Dilantik, Zulkifli Hasan Tekankan Keberpihakan pada Rakyat

15 Mei 2026 - 16:13 WIB

Kuliah Umum di Stikom Uyelindo, Menko Pangan Tekankan Peran Mahasiswa IT dalam Ketahanan Pangan Nasional

15 Mei 2026 - 06:53 WIB

Diskusi “Menolak Punah” Bongkar Dampak Nyata Krisis Sampah di NTT

6 Mei 2026 - 05:01 WIB

Tuntut Ruang Aman dan Transparansi, Aliansi Mahasiswa Peduli IAKN Kupang Gelar Aksi Demonstrasi

27 April 2026 - 07:52 WIB

Trending di Pendidikan & Teknologi