Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

Ekonomi & Ekologi

Yayasan Kaya Tene Gelar Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”

badge-check


					Foto Peserta Nobar. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Foto Peserta Nobar. Foto: Dok. Yanto/

Sementara itu, Mansyur yang juga menjadi penanggap dalam diskusi menyampaikan refleksinya mengenai hubungan masyarakat Papua dengan alam. Ia mengaku awalnya merasa belum memahami persoalan Papua secara mendalam, namun berusaha belajar melalui buku dan pertemuan langsung dengan masyarakat.

“Saya bisa mendengar suara-suara mereka, meskipun saya tidak memiliki kekuasaan atau platform sebesar para pemimpin. Namun, pertemuan dengan orang-orang yang tetap fokus memperjuangkan hak-haknya mengajarkan saya banyak hal,” ujarnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya membaca buku yang membahas persoalan Papua secara menyeluruh.

“Saya menerima buku itu dan mempelajarinya dengan serius. Dari sana, saya mulai masuk ke dalam ‘dunia’ mereka. Pertemuan-pertemuan berikutnya memberikan gambaran nyata tentang bagaimana masyarakat Papua hidup dan berjuang,” jelasnya.

Menurut Mansyur, kondisi yang dialami masyarakat Papua memiliki kemiripan dengan persoalan yang sedang terjadi di NTT.

“Mari kita perhatikan baik-baik. Apa yang terjadi di Papua memiliki kemiripan dengan apa yang sedang dihadapi saudara-saudara kita di NTT. Semoga melalui diskusi ini, kita semakin sadar bahwa kerusakan alam dan perampasan hak adalah musuh bersama yang harus kita lawan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 02:18 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

Harga Bahan Pokok di Kupang Naik, Pemkot Pastikan Stok Tetap Aman

14 Mei 2026 - 16:11 WIB

Trending di Ekonomi & Ekologi