Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

News

Buruh NTT Geram Upah Murah, KSBSI Jika Dialog Buntu, Jalanan Jadi Opsi Terakhir

badge-check


					Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

KupangTimurInsight, Kupang – Perwakilan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) NTT, Daud Mboeik, menegaskan bahwa dialog merupakan pendekatan utama dalam menyampaikan aspirasi buruh saat ditemui pada 20 April 2026. Ia menyatakan bahwa sebagai warga negara yang baik, penyampaian pendapat tidak boleh berlebihan dan harus dilakukan secara bertanggung jawab.

“Kita sebagai warga negara yang baik tidak boleh berlebihan, harus bertanggung jawab, itu poinnya,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa mimbar bebas merupakan bagian dari kebebasan berserikat yang telah diatur secara jelas dalam konstitusi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa dalam konteks masyarakat NTT yang memiliki kultur dan budaya tersendiri, pendekatan dialog tetap harus diutamakan.

“Itu dalam konstitusi kita sudah tertulis jelas. Kita sebagai warga negara yang baik tidak boleh berlebihan dalam menyuarakan aspirasi, harus bertanggung jawab, itu poinnya. Teristimewa kita di NTT, kita memiliki kultur dan budaya yang sedikit berbeda,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 02:18 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

DPW PAN NTT Resmi Dilantik, Zulkifli Hasan Tekankan Keberpihakan pada Rakyat

15 Mei 2026 - 16:13 WIB

Trending di Politik & Hukum