Menu ✖

Mode Gelap
SPBU Oesapa dan Liliba Sebut Stok Pertalite Aman di Tengah Antrean Kendaraan Diskusi ASTRIA INITIA di Kupang Bahas Polemik Ijazah Gibran, Batas Kewenangan MK, hingga Arah Demokrasi Indonesia FSPMI NTT Soroti RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Desak Upah Layak hingga Kepastian Kerja Konflik Agraria di NTT Tak Kunjung Tuntas, Warga Naibonat hingga Temef Desak DPRD Turun Tangan Mahasiswa Unwira Bedah Sisi Gelap Program MBG, Soroti Keracunan hingga Politik Anggaran Alumni Undana Jadi Korban Penembakan di Jayawijaya, BEM Desak Pengusutan Tuntas

News

Buruh NTT Geram Upah Murah, KSBSI Jika Dialog Buntu, Jalanan Jadi Opsi Terakhir

badge-check


					Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

Dalam hal pengawasan, KSBSI menilai pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja belum maksimal. Ia mencontohkan adanya kasus sejak tahun 2023 yang belum terselesaikan hingga saat ini, padahal aturan menetapkan batas waktu penyelesaian maksimal 30 hari kerja.

“30 hari menjadi 3 tahun, itu tidak masuk akal. Itu yang kami lihat pemerintah tidak serius. Kalau pemerintah serius, untuk apa kami turun ke jalan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aksi tetap menjadi opsi apabila terdapat dasar yang jelas.

“Tidak mungkin kami turun ke jalan tanpa dasar. Harus ada materi untuk didiskusikan, kalau tidak ada materi, untuk apa turun ke jalan,” katanya.

KSBSI juga menegaskan posisinya sebagai mitra pemerintah daerah, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang dinilai bermasalah, termasuk program BPJS Ketenagakerjaan yang dianggap kurang transparan.

“Mereka mengambil data dari mana? Jangan sampai seperti pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang lama tanpa partisipasi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KPA NTT Dorong Penyelesaian Konflik dan Pengakuan Hak atas Tanah Masyarakat

8 Agustus 2026 - 09:20 WIB

Dubes Australia Apresiasi Kolaborasi Pemkot Kupang dan UNICEF dalam Penanganan Anak Zero-Dose

30 Juli 2026 - 15:52 WIB

KSPSI NTT Ajak Buruh dan Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Dinamika Ekonomi Global Saat Nobar Piala Dunia di Kupang

16 Juni 2026 - 05:38 WIB

PERMMABAR Kupang Bedah Pancasila dan Keadilan Sosial di Tengah Arus Pariwisata Super Premium Labuan Bajo

6 Juni 2026 - 16:57 WIB

FMN Kupang Bedah Film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”, Bahas Dampak PSN di Papua dan NTT

29 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Suara Mahasiswa