Menu

Mode Gelap
Mahasiswa Papua di NTT Dorong Persatuan dan Kesadaran Bangun Daerah Perkuat Solidaritas di Tanah Rantau, FOKMAP-NTT Rayakan Dies Natalis ke-IX di Kupang Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

News

Buruh NTT Geram Upah Murah, KSBSI Jika Dialog Buntu, Jalanan Jadi Opsi Terakhir

badge-check


					Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/ Perbesar

Ketua KSBSI NTT, Daud Mboeik. Foto: Dok. Yanto/

Dalam hal pengawasan, KSBSI menilai pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja belum maksimal. Ia mencontohkan adanya kasus sejak tahun 2023 yang belum terselesaikan hingga saat ini, padahal aturan menetapkan batas waktu penyelesaian maksimal 30 hari kerja.

“30 hari menjadi 3 tahun, itu tidak masuk akal. Itu yang kami lihat pemerintah tidak serius. Kalau pemerintah serius, untuk apa kami turun ke jalan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa aksi tetap menjadi opsi apabila terdapat dasar yang jelas.

“Tidak mungkin kami turun ke jalan tanpa dasar. Harus ada materi untuk didiskusikan, kalau tidak ada materi, untuk apa turun ke jalan,” katanya.

KSBSI juga menegaskan posisinya sebagai mitra pemerintah daerah, namun tetap kritis terhadap kebijakan yang dinilai bermasalah, termasuk program BPJS Ketenagakerjaan yang dianggap kurang transparan.

“Mereka mengambil data dari mana? Jangan sampai seperti pembentukan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang lama tanpa partisipasi para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Perumda Pasar Gandeng UNDANA Cari Solusi Pasar Alak, Bimoku, dan Kuanino yang Sepi Pengunjung

23 Mei 2026 - 05:47 WIB

Rally Bistolen: Film “Pesta Babi” Ungkap Dampak Pembangunan terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 02:18 WIB

KPBH Kolhua Gelar Nobar Film “Pesta Babi”Refleksi Kritis Dampak PSN terhadap Masyarakat Adat

23 Mei 2026 - 01:30 WIB

IMMALA Kupang Gelar Nobar “Pesta Babi” Sebut Kebijakan PSN di Papua Bentuk Kolonialisme Modern

16 Mei 2026 - 07:53 WIB

DPW PAN NTT Resmi Dilantik, Zulkifli Hasan Tekankan Keberpihakan pada Rakyat

15 Mei 2026 - 16:13 WIB

Trending di Politik & Hukum